
Banyak hal ia bercerita tentang hikmah yang dapat ia petik dari perjalanan ini.
Aku mendengarkan dengan hati tersenyum...'seperti itulah yang aku inginkan terjadi sayangku'
Perjalanan Umrah bisa mejadi perjalanan wisata biasa atau menjadi perjalanan Ruhani
tergantung dari niat kita dan setting awal kita berangkat.
Seseorang yang datang ke rumah kita bisa hanya mehat barang barang yang ada, atau bisa kita jelaskan kegunaan masing-masing barang dan mencicipi makanan yang ada, tergantung dari bagaimana cara penerimaan kita pada orang itu, yang tergantung dari bagaimana orang itu masuk rumah kita.
Demikian pula ketika kita menjejakkan kai di Tanah Haram Makkah, Allah dapat menunjukkan bebagai hal, atau menjadi perjalanan biasa saja....
Semoga pelita dalam hati istriku tetap menyala dan memnerangi mata bathin untuk melihat apa sesungguhnya yang ada dibalik tembok kehidupan ini., Amin ya Robbal Alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar