Lulus dari SD di Jakarta 1979, aku mengikuti orang tuaku pindah ke Bandung. Kesan pertama yang ku tangkap adalah denyut kota ini tidak cepat, dengan pepohonannya yang rimbun membuat seolah waktu cenderung diam.
Dalam benakku aku memiliki dua gambaran tentang kota, Jakarta dan Bandung, dua kota yang pada waktu itu sangat berbeda, maklum pada waktu itu untuk pergi ke Bandung butuh waktu setengah hari perjalanan bus umum, jadi benar-benar perjalanan keluar kota.
Namun ada hal lain yang kurasakan...'it has somehing special I knew it'...., ada daya tarik luar biasa dari kota ini...Hal ini dapat dibuktikan mengapa para Meneer Belanda menyukai tinggal disini selanjutnya kota ini memiliki julukan 'Parijs van Java'.
Luas kota, udara, lingkungan yang segar, denyut kota, dan tentunya pemikiran yang tidak terlalu materialsitik pada waktu itu membentuk suatu kombinasi yang sempurna, sehingga orang-orangnya mampu berpikir kreatif dan memikirkan hal lain disamping perut dan memuaskan keinginan pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar